Kupacu dan kukejar..
Meski sempat kuabaikan..
Meski laju tertahan..
Tapi kini batas waktu hampir datang..
Aku tak bisa lagi bersantai..
Santaiku sudah kuhabiskan kemarin..
Ini masalah hutang..
Bukan hanya hutang pada mereka..
Tapi hutang pada diriku sendiri..
Saatnya kubayar lunas..
Tak hanya dengan kerja keras..
Tapi dengan seluruh sisa-sisa semangat..
Semoga Sang Maha Mulia bersamaku..
Membantuku dari atas sana..
Meski kini aku tak punya bahu untuk bersandar..
Ataupun tangan untuk kutautkan dengan tanganku..
Sendiri..
Aku tetap harus siaga..
Siaga mengejar mimpi..
Karena aku memang si tukang mimpi..
Bukan mimpi yang menghilang saat aku bangun..
Tapi mimpi yang rubah aku..
Dari kecoak busuk..
Jadi sesuatu yang kau suka..